Wahyu MH

PB MUDA DI BP PAUD DAN DIKMAS PAPUA. PRAKTISI PENDIDIKAN, HOBY MENULIS, MAGISTER ILMU HUKUM, MENGABDI DI DUNIA PENDIDIKAN BIDANG PAUD DAN DIKMAS. ...

Selengkapnya
RULES OF THE GAME

RULES OF THE GAME

RULES OF THE GAME

Ahad pagi adalah saat libur yang menyenangkan, udara pagi yang sejuk dan bersih.Tidak ada suara bising kendaraan, sangat pas untuk berolah raga pagi. Biasanya jogging. Tapi lagi-lagi lapangan bola –tempat jogging—selalu di gembok, tidak bisa masuk. Maka beralih ke pilihan olah raga ‘’keras’’ untuk ukuran saya. Badminton.

Permainan selalu dilakukan dengan formasi ‘’ganda’’, tahukan alasannya. Fisik.

Salah satu perangkat dalam permainan badminton, adalah Wasit (bahasa Inggris :Referee, Judge, Arbiter, Umpire)—walau tidak harus—untuk permainan sekelas kami. Kalau terpaksa masih bisa dihitung sendiri.

Sejatinya dalam setiap pertandingan resmi memang memerlukan wasit, termasuk dalam dunia olah raga, misalnya sepak bola, keberadaan wasit adalah syarat mutlak.

Di dalam dunia peradilan, wasit adalah segala-galanya, tanpa wasit negara dan bangsa ini, akan jadi negara Barbar. Dan wasitnya adalah Hakim.

Wasit dan Hakim mempunyai kesamaan. Keduanya penentu nasib. Peluit di mulut wasit menentukan menang-kalahnya sebuah tim di lapangan hijau. Ketukan palu di tangan hakim menentukan benar-salahnya se­seorang di meja hijau.

Salah satu contoh kesalahan wasit yang terkenal hingga sekarang, kala Piala Dunia Tahun 1986 di Mexico tepatnya di Kota Mexico City, saat itu wasit asal Tunisia Ali Bennaceur mengesahkan gol Maradona yang terbukti menggunakan tangan, ketika Argentina berhadapan dengan Inggris di perempat final. Gol itu diakui sendiri oleh Maradona dengan sebutan “Gol Tangan Tuhan’’. Artinya memang Maradona memasukan gol ke gawang Inggris yang di kawal Peter Shilton dengan tangan.

Dalam dunia Peradilan, kita mengenal kasus Sengkon dan Karta. Pada tahun 1974 di hukum masing-masing 7 dan 12 tahun, dengan tuduhan pembunuhan. Dipenjara, mereka satu sel dengan orang yang bernama Gunnel, yang mengaku sebagai pembunuhnya. Lewat proses PK, akhirnya Sengkon dan Karta dibebaskan.

Akan halnya nasib gol tangan Tuhannya Maradona, sampai sekarang tetap di anggap sah.

Lalu timbul pertanyaaan apakah hakim dan wasit harus netral? TIDAK. Karena kalau netral berarti mereka tidak punya sikap. Apakah wasit dan hakim harus berada di tengah tengah? TIDAK. Karena kalau berada di tengah berarti mereka di intervensi kedua belah pihak. Tapi wasit dan hakim harus ‘’Rules of the game’’. IKUT ATURAN.

Jadi yang mau jadi Hakim atau Wasit, jangan sekali-kali mengambil keputusan dengan menyenangkan kedua belah pihak (win win solution), tapi ikut aturan yang ada. Rules of the game.

Sentani, 11 Februari 2019.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

search