Wahyu MH

PAMONG BELAJAR DI BALAI PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DAN PENDIDIKAN MASYARAKAT PAPUA JUGA PEMERHATI MASALAH SOSIAL, SEDANG BELAJAR MENULIS, ALUM...

Selengkapnya
Problematika Pendidikan Kesetaraan
https://hendraprasaja.com

Problematika Pendidikan Kesetaraan

PROBLEMATIKA PENDIDIKAN KESETARAAN

By : Wahyu MH

Pendidikan Kesetaraan adalah salah satu satuan pendidikan pada jalur pendidikan nonformal yang meliputi kelompok belajar (kejar) Program Paket A setara SD/MI, Program Paket B setara SMP/MTs, dan Program Paket C setara SMA/MA yang dapat diselenggarakan melalui Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Pusat kegiatan belajar Masyarakat (PKBM), atau satuan sejenis lainnya.

Beberapa kendala dalam penyelenggraaan pendidikan kesetaraan. Penulis telah merangkumnya sebagai berikut :

1. Sarana dan prasarana, pada umumnya sekolah kesetaraan (Paket A,B,C) Memang belum ada yang memiliki sekolah khusus yang benar-benar miliknya.Sebagian besar sekolah-sekolah kesetaraan masih meminjam gedung lain atau bisa dikatakan menumpang

2. Masyarakat belum memahami tentang Pendidikan Kesetaraan juga menjadi kendala berikutnya.Karena penyuluhan-penyuluhan tentang apa itu Pendidikan Kesetaraan tidak dilakukan secara intensif.

3. Masa depan nasib lulusannya yang tidak diapresiasi masyarakat dan juga dunia usaha ataupun dunia kerja, mereka lebih memilih lulusan formal sebagai prioritas, sEmentara Pendidikan kesetaraan hanya sebagai opsi atau alternatif.

4. Tenaga pendidik dan tenaga kependidikannya masih kurang kompetensinya dengan bidang tugasnya. Belum banyak mendapatkan kesempatan mengikuti diklat, pelatihan ataupun bimtek

5. Masih lemahnya dalam methode pengembangan pembelajaran yang berbasis jaringan (online)

6. Kompotensi dalam penyiapan perangkat kurikulum yang mendukungnya belum mengacu kepada kompetensi lulusannya.

Solusi untuk mencapai tujuan yang diharapkan adalah mengacu kepada sumber permasalahan di atas. Terima kasih

Sentani, 30 Januari 2019

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali